Buah-buahan Bergas Harus Dibatasi
Siti Masnidar-Jambi
BAGI Anda yang memiliki penyakit jantung, khususnya yang sudah pernah mengalami serangan jantung koroner (PJK), sebaiknya segera mengatur menu makan agar kerja jantung tidak semakin berat. Apalagi berat badan termasuk di atas normal.
Menurut ahli gizi Idet Haryanto SKM MKes, tujuan diet khusus untuk memberikan makanan cukup gizi tanpa memberatkan penyakit jantung. “Beberapa makanan berprotein tinggi harus dihindari. Jangan sampai karena tidak mengonsumsi protein, jadi kekurangan gizi,” ujarnya di Kantor Dinas Kesehatan Kota Jambi.
Tidak hanya itu, bagi penderita jantung yang mengalami kelebihan berat badan, pengaturan pola makan diharapkan bisa membantu mengurangi berat badan. Selain itu, diet juga diharapkan bisa menurunkan kadar lemak dan kolesterol untuk mencegah terjadi plak baru. “Juga membantu mencegah atau menghilangkan edema bila ada,” ujarnya.
Lalu bahan makan apa saja yang dianjurkan dan boleh dikonsumsi?
Idet mengatakan, sumber hidrat arang adalah nasi, nasi tim, bubur, roti, gandum, macaroni, pasta, jagung, kentang ubi, sereal. Sumber protein hewani, daging masih dibolehkan tapi tanpa lemak, daging ayam tanpa kulit, dan ikan. Sumber nabati antara lain tempe, tahu, oncom, kacang-kacangan, dan kedelai. “Jadi masih banyak yang bisa dimakan,” ujarnya ramah.
Sedangkan sayuran yang dianjurkan adalah sayuran yang tidak mengandung gas seperti bayam, buncis, labu kuning, labu siam, wortel, dan kacang panjang. Konsumsi buah-buahan seperti jeruk, apel, pepaya, melon, jambu, dan pisang.
Sementara itu, bahan makan yang harus dibatasi untuk sumber hidrat arang seperti mi, roti putih, ketan, kue-kue, cake, biskuit, dan pastries. Sumber protein, daging tanpa lemak boleh, tapi hanya satu kali per minggu. Ayam tanpa kulit hanya boleh tiga kali per minggu, bebek dan sarden serta kuning telur hanya untuk tiga kali per minggu.
Buah-buahan yang mengandung gas juga harus dibatasi, yakni durian, alpukat, nangka tua, dan nanas. Untuk makanan lainnya, susu full cream, cokelat, es krim, dodol, dan keju. “Minuman bersoda, alkohol, teh kental, kopi, dan tape juga tidak boleh,” jelas Idet.
Selain itu, makanan yang harus dihindari yakni daging berlemak, sosis, otak, dan jeroan. Asam lemak jenuh seperti minyak hewani dan mayonaise.
Bagi penderita jantung yang merokok, juga harus mencoba mengurangi dan mencoba untuk berhenti. Olahraga juga dibutuhkan sesuai kondisi tubuh dan anjuran dari dokter bersangkutan. “Yang jelas harus rajin kontrol,” pungkasnya.(nid)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar